Tangerang Selatan, Suaramerdekanews.com, Semangat kemerdekaan sekaligus kecintaan terhadap budaya dan produk lokal menjadi benang merah dalam rangkaian acara Local Nation yang digelar di Mal Alam Sutera, Tangerang Selatan, Minggu (16/8/2026).
Memeriahkan momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, kegiatan tahun ini dikemas lebih meriah dengan menghadirkan berbagai komunitas, pelaku UMKM, pegiat budaya, kuliner, kecantikan, fashion, kesehatan, hingga ritel dan teknologi.
Local Nation merupakan bagian dari kegiatan komunitas budaya Culture HP, yang telah aktif sejak Januari 2002. Kegiatan yang kini memasuki penyelenggaraan ke-8 tersebut menjadi ruang kolaborasi bagi berbagai komunitas dan pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan karya sekaligus menginspirasi masyarakat.
Ryan Maneka, pegiat batik dan wastra, mengatakan kegiatan seperti Local Nation penting untuk mempertemukan pelaku budaya dengan generasi muda.
Menurutnya, pelestarian budaya tidak semestinya hanya menjadi tanggung jawab generasi senior, tetapi harus diteruskan oleh anak muda dengan cara yang sesuai dengan perkembangan zaman.
“Budaya bukan hanya milik orang-orang senior. Anak muda juga harus bisa melestarikan dan melanjutkannya dengan cara mereka sendiri. Kita harus bangga menggunakan dan mendukung produk lokal,” ujar Ryan Maneka saat ditemui pada hari kedua penyelenggaraan Local Nation di Mal Alam Sutera.
Ryan sendiri telah sekitar 10 tahun menekuni batik dan wastra. Ia membawa batik tulis premium dari berbagai daerah, antara lain Pekalongan dan Cirebon. Produk yang dipamerkan memiliki kisaran harga mulai Rp1,5 juta hingga yang paling premium mencapai puluhan juta rupiah.
Baginya, menekuni batik bukan semata persoalan bisnis, tetapi juga bagian dari upaya melestarikan warisan budaya Indonesia
Selain pameran batik, Ryan juga aktif memberikan edukasi mengenai motif dan filosofi batik. Dalam kegiatan budaya yang akan berlangsung pada 29 Agustus mendatang, ia dijadwalkan memberikan kelas mencanting sekaligus mengenalkan berbagai motif batik kepada masyarakat.
“Motif batik sangat banyak. Ada ribuan motif dan masing-masing memiliki cerita.
Jadi bukan hanya kain yang kita pakai, tetapi ada sejarah dan makna di baliknya,” katanya.
Menghadirkan Pelaku Lokal yang Inspiratif
Semangat Local Nation juga diwujudkan melalui kehadiran sejumlah pelaku usaha yang telah berhasil membangun merek dan produk hingga dikenal luas masyarakat.
Pada sesi bincang-bincang bertema budaya, kuliner, dan kecantikan, hadir tiga sosok dari bidang berbeda, yakni Ryan Maneka, pegiat batik dan wastra; Vanesa Setiawan, F&B entrepreneur; serta Rab Maya, beautypreneur.
Salah satu yang menarik perhatian adalah kehadiran pelaku kuliner yang produknya telah viral di masyarakat, termasuk Pisang Goreng Bu Nanik.
Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan inspirasi dan berbagi pengalaman kepada pelaku UMKM lain mengenai bagaimana membangun produk, menciptakan merek, hingga memanfaatkan kekuatan komunitas agar dikenal lebih luas.
Local Nation juga menghadirkan pelaku usaha kuliner lainnya, termasuk produk mi kari yang telah dikenal di kawasan Alam Sutera, serta berbagai UMKM kreatif yang bergerak di bidang merchandise, fashion, kesehatan, teknologi, dan kebutuhan rumah tangga.
Keterlibatan berbagai komunitas dan pelaku usaha tersebut menunjukkan bahwa ekosistem lokal dapat berkembang melalui kolaborasi dan jaringan yang kuat.
Produk Lokal untuk Generasi Muda
Menurut Ryan, dukungan terhadap produk lokal harus dimulai dari kesadaran masyarakat untuk menggunakan dan mengapresiasi karya anak bangsa.
“Kalau produknya lokal, kenapa kita tidak mendukung produk lokal? Kita punya batik dari Pekalongan, Cirebon dan banyak daerah lainnya. Jangan sampai generasi muda justru tidak mengenal budaya sendiri,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan seperti Local Nation dapat menjadi ruang pertemuan antara pelaku usaha, komunitas budaya dan generasi muda sehingga budaya Indonesia tidak berhenti sebagai warisan masa lalu, tetapi terus berkembang dan memiliki tempat dalam kehidupan generasi berikutnya.
Dengan konsep yang memadukan budaya, kuliner, fashion, kecantikan, kesehatan, teknologi dan UMKM kreatif, Local Nation menjadi salah satu bentuk kolaborasi yang mendorong masyarakat untuk mengenal, menggunakan, sekaligus ikut mempromosikan produk dan budaya lokal.
Momentum HUT RI ke-81 pun menjadi semakin bermakna karena semangat kemerdekaan diterjemahkan melalui gerakan sederhana: mengenal budaya sendiri, bangga menggunakan produk lokal, dan memberi ruang bagi pelaku kreatif Indonesia untuk terus berkembang.





Comments are closed for this post.