LMedan, Suaramerdekanews.com, 10 Agustus 2026 – Indonesia Coffee Expo (ICX) Medan 2026 resmi ditutup setelah berlangsung selama tiga hari di Tiara Convention Center, Medan. Diselenggarakan oleh Dyandra Promosindo bersama Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) dan didukung oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, penyelenggaraan ICX Medan tahun ini berhasil diikuti oleh 54 peserta pameran dan menarik 7.700 pengunjung, serta membukukan transaksi sebesar Rp1,5 miliar.
Pencapaian tersebut menjadi salah satu indikator minat masyarakat dan pelaku industri terhadap perkembangan kopi Indonesia. Selama tiga hari penyelenggaraan, area pameran dipadati pengunjung yang mengikuti berbagai program, mulai dari coffee cupping, kompetisi Indonesia Brewers Cup Regional 3, hingga menjelajahi booth pelaku UMKM, petani, serta pelaku usaha kopi dari berbagai daerah. Kopi tidak lagi dipandang sebatas produk konsumsi, melainkan juga sebagai bagian dari industri yang memiliki nilai ekonomi, budaya, kreativitas, serta peluang bisnis yang semakin luas.
Direktur Dyandra Promosindo, Michael Bayu A. Sumarijanto, mengatakan bahwa keberhasilan Indonesia Coffee Expo Medan tidak hanya diukur melalui jumlah pengunjung dan transaksi, tetapi juga dari semakin terbukanya ruang bagi pelaku industri untuk memperkenalkan produk, membangun jejaring, serta menciptakan peluang kolaborasi.
“Penyelenggaraan di Medan memperlihatkan bahwa minat masyarakat terhadap kopi tidak lagi hanya sebatas menikmati produknya, tetapi juga mengenal asal-usul kopi, proses pengolahan, hingga para pelaku di baliknya. Ketertarikan tersebut menjadi sinyal positif bahwa industri kopi Indonesia memiliki ruang untuk terus berkembang, terutama ketika pelaku usaha, petani, komunitas, dan masyarakat dapat saling terhubung dalam satu penyelenggaraan.”
Ketua Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI), Daryanto Witarsa, mengatakan bahwa penyelenggaraan Indonesia Coffee Expo (ICX) Medan menjadi momentum penting untuk memperkuat konektivitas antara petani, pelaku usaha, roaster, brewer, komunitas, hingga konsumen dalam satu ekosistem kopi yang berkelanjutan.
“Medan dan Sumatera memiliki posisi yang sangat penting dalam perjalanan kopi Indonesia. Melalui Indonesia Coffee Expo, kami ingin semakin memperkenalkan potensi kopi dari berbagai daerah sekaligus membuka ruang pertemuan yang lebih luas antara petani dengan pasar dan pelaku industri. Kami melihat antusiasme yang hadir selama penyelenggaraan ICX Medan sebagai sinyal positif bahwa kopi Indonesia memiliki potensi yang besar untuk terus dikembangkan, baik di pasar domestik maupun global.”
Ruang bagi Industri, UMKM, dan Talenta Barista
Selama penyelenggaraan, Indonesia Coffee Expo telah menghadirkan berbagai program yang memperkuat ekosistem kopi nasional. Melalui Local Farmer Access Program, petani kopi memperoleh kesempatan memperkenalkan hasil panennya secara langsung kepada pelaku industri maupun pengunjung. Sementara Coffee Cupping mengajak masyarakat mengenal keberagaman cita rasa kopi Indonesia melalui berbagai origin Nusantara.
Kehadiran pelaku UMKM dan petani kopi dari berbagai daerah turut memperkaya penyelenggaraan tahun ini dengan memperkenalkan beragam kopi khas Indonesia, seperti Kopi Sidikalang, Kopi Minang, Kopi Karo, serta berbagai origin Nusantara lainnya yang mencerminkan kekayaan kopi Indonesia dari berbagai daerah.
Salah satu agenda yang menjadi perhatian selama penyelenggaraan adalah Indonesia Brewers Cup (IBRC) Regional 3 yang diikuti oleh 25 brewer dari 18 coffee shop dari berbagai daerah di Indonesia. Kompetisi ini menjadi bagian dari rangkaian seleksi menuju Indonesia Brewers Cup tingkat nasional sekaligus membuka peluang bagi brewer Indonesia untuk melaju ke kompetisi internasional. Pada penyelenggaraan ini, Juara 1 diraih oleh Andrey Raharja dari Axy Roastery, disusul Cantik Fe Salsabilla dari Drama Roastery sebagai Juara 2, dan Vincent Chandra Winata Dey sebagai Juara 3.
Selain menghadirkan program edukasi dan kompetisi, penyelenggaraan tahun ini juga didukung oleh berbagai mitra yang turut memperkuat pengalaman pengunjung selama pameran berlangsung. Dukungan terhadap penyelenggaraan Indonesia Coffee Expo (ICX) juga datang dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk melalui kemudahan layanan transaksi digital selama pameran berlangsung.
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Nixon LP Napitupulu menegaskan, kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam memperkuat daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Khususnya di industri kopi yang terus berkembang.
Nixon menilai, penyelenggaraan Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026 menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap transaksi digital. Selama pameran berlangsung, pengunjung memanfaatkan layanan pembayaran non-tunai yang disediakan BTN.
“Kami melihat respons positif pengunjung dalam memanfaatkan transaksi digital selama penyelenggaraan Indonesia Coffee Expo. Hal ini menunjukkan bahwa transformasi digital semakin menjadi bagian dari aktivitas UMKM maupun pengunjung, sekaligus mendukung terciptanya pengalaman bertransaksi yang lebih mudah dan efisien selama pameran berlangsung,” terang Nixon.
Industri kopi, lanjut dia, menjadi salah satu sektor yang tumbuh pesat. Semakin dekat dengan gaya hidup generasi muda. Karena itu, BTN memandang sektor tersebut memiliki prospek besar untuk terus berkembang.
Nixon menegaskan, BTN berkomitmen mendukung pertumbuhan ekosistem bisnis kopi. Baik bagi pelaku usaha yang telah berkembang maupun wirausaha baru. “BTN memfasilitasi para penikmat kopi maupun pengusaha baru agar bisa berkembang. Ini adalah segmen yang sangat menarik bagi BTN,” katanya.
Dukungan BTN juga diwujudkan melalui penguatan ekosistem transaksi digital. Seluruh transaksi selama ICX 2026 didorong menggunakan sistem pembayaran nontunai. Yakni, melalui QRIS di aplikasi Bale by BTN dan mesin electronic data capture (EDC) BTN.
“Untuk pendanaan bisnis kopi kami mendukung melalui perkreditan dan kemudahan pembayaran digital lewat Bale, salah satu platform digital yang kami miliki,” ungkap Nixon.
Menurut dia, digitalisasi semakin mempermudah berbagai aktivitas masyarakat. Termasuk transaksi perdagangan dan pengelolaan bisnis UMKM. Karena itu, BTN terus memperkuat ekosistem digital agar pelaku usaha dapat berkembang lebih cepat dan efisien.
“BTN bukan hanya bank penyedia kredit perumahan. Kami bertransformasi menjadi bank digital dengan platform yang terus dikembangkan untuk memudahkan berbagai kebutuhan masyarakat,” tuturnya.
Setelah sukses digelar di Surabaya dan Medan, Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026 akan melanjutkan rangkaian roadshow nasional ke Jakarta pada 4–6 September 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan.
Penyelenggaraan di Jakarta diharapkan menjadi momentum berikutnya untuk memperluas partisipasi pelaku industri, mempertemukan lebih banyak pemangku kepentingan dalam ekosistem kopi, sekaligus memperkenalkan kekayaan kopi Indonesia kepada masyarakat yang lebih luas.





Comments are closed for this post.