Jakarta, Suaramerdekanews.com, 26 Juni 2026, Film Foufo mengangkat kisah unik dan kocak tentang pemuda Madura bernama Muslim (diperankan oleh Tretan Muslim), yang kehidupannya mendadak heboh karena keluarganya kedatangan sesosok alien. Karena berlatar keluarga Madura, di film ini penggunaan bahasa Madura dan aktor-aktornya hampir 70% adalah asli dan berdarah Madura.
Demi menjaga keaslian bahasa dan dialek, Bayu Skak bersama rumah produksi Skak Studios dan Sinemart enggan mengambil jalan pintas dengan menggunakan aktor ibu kota yang hanya berlatih bahasa Madura.
Proyek film Foufo sendiri lahir dari IP Lab Skak Studios sebagai upaya untuk keluar dari tren horor-komedi yang sedang menjamur. Setelah sukses mengangkat budaya dan bahasa Jawa Timuran, Jawa Mataraman, hingga Jawa Ngapak di film-film sebelumnya, Bayu Skak kini mengeksplorasi budaya Madura.
Berbeda dengan film-film sebelumnya di mana Bayu sering mengambil peran ganda sebagai sutradara-aktor dengan porsi besar, di film Foufo ia memutuskan untuk lebih fokus di belakang layar sebagai sutradara.
Bayu berharap Foufo dapat menjadi oase hiburan yang segar untuk keluarga Indonesia.
“Foufo adalah film yang sangat ramah keluarga. Anak-anak kecil dan seluruh anggota keluarga bisa menonton dengan tenang dan rasa nyaman.
Kekacauan dimulai ketika sebuah piring terbang (UFO) mendarat di kawasan rumah Muslim. Saat Toni melihat alien tersebut, terjadi fenomena aneh di mana suaranya ‘dicuri’ oleh sang alien. Sementara itu, fisik sosok alien Foufo diperankan oleh Bambang Ceper.
Film Foufo akan tayang di bioskop Indonesia mulai 9 Juli 2026. Ikuti informasi terbaru mengenai perkembangan film Foufo melalui akun Instagram resmi @filmfoufo, @skakstudios, dan @sinemart_ph.
.





Comments are closed for this post.