Jakarta, Suaramerdekanews.com, 22 Juli 2026 — Setiap keluarga punya kata-kata yang tertunda bahkan tidak pernah sampai. Bukan karena tidak ada rasa, tapi karena tidak ada momen yang aman untuk memulai.
Bertepatan dengan Hari Anak Nasional, Palari Films merilis koleksi Postcard Desember Jani,
rangkaian kartu visual edisi terbatas yang mengabadikan momen-momen hangat dari film drama
keluarga yang akan tayang di bioskop pada bulan Desember 2026.
Kisah Desember Jani berpusat pada Jani, remaja berusia 13 tahun yang belajar menjaga keutuhan
keluarganya di tengah konflik keluarga yang sunyi. Di rumah itu, seorang kakak menghilang di
keheningan malam, seorang ibu menyembunyikan penyesalan lewat kesibukan tanpa henti, dan
seorang nenek setia menunggu dalam ketidakpastian.
Di Hari Anak Nasional yang menaungi lebih dari 88 juta anak Indonesia, Palari Films mengajukan
satu pertanyaan kepada seluruh keluarga: kapan terakhir kali kita benar-benar mendengarkan,
bukan untuk menjawab, melainkan untuk mengerti? Lewat koleksi postcard ini, kakak beradik Jani
dan Julia menjadi wajah anak-anak Indonesia yang menyimpan pesan-pesan yang belum sempat terucap.
Produser film Meiske Taurisia menyatakan, “Anak-anak tidak butuh orang tua yang selalu punya jawaban. Mereka butuh tahu saat di dalam maupun di luar rumah, ada orang yang selalu mendengarkan ketika percakapan mulai terasa sulit. Desember Jani bukan tentang keluarga yang sempurna. Ini tentang keluarga yang masih mau mencoba.”
Sutradara Ariani Darmawan menjelaskan bahwa; ” Kami membuat film ini agar saat mereka pulang,
duduk di meja makan, bisa memulai percakapan yang sudah tertunda terlalu lama.” Ia menyebut
Jani sebagai karakter yang tidak menyelamatkan siapa pun. “Ia adalah satu-satunya yang tidak
berhenti mencoba. Dan kadang itu sudah cukup untuk mengubah segalanya,” ujarnya.
Sigi Wimala, pemeran Winnie, ibu tunggal yang menghidupi seluruh keluarga sendirian,
menambahkan, “Winnie bukan ibu yang tidak peduli. Ia adalah ibu yang kecapean dan sudah tidak
tahu lagi caranya. Saya rasa banyak orang tua di Indonesia akan terdiam sejenak saat melihat diri
mereka di karakter ini.”
“Ini juga reminder untuk saya sendiri. Karena merasa nyaman di rumah, kita sering bicara
seenaknya tanpa sugarcoat dan itu menyakitkan. Kadang kita bisa menjadi paling jahat justru
kepada orang yang paling dekat dengan kita,” lanjut Sigi.
Melalui kehadiran V-Soy sebagai mitra, nilai-nilai kehangatan keluarga serta gaya hidup sehat yang
diangkat dalam film ini dapat diselaraskan di meja makan. Produk minuman sehat dari V-Soy
memiliki keterkaitan erat dengan dinamika keluarga modern dalam jalan cerita, karakter, serta nilai
kesehatan yang disajikan dalam diskusi.
Kolaborasi strategis ini diperkuat oleh Kalea Psychological Services, lembaga psikoterapi holistik
dan kesehatan mental berbasis di Jakarta dan Bandung. Kalea bersama Palari Films akan
menyelenggarakan sesi obrolan daring “Lunch & Learn” untuk keluarga di Indonesia. Melalui
program ini, Kalea ingin mengajak orang tua dan remaja melihat perspektif psikologis yang sehat
Dalam menyikapi dinamika keluarga di era digital, selaras dengan semangat film Desember Jani. Siaran Pers Untuk Segera Diterbitkan
Desember Jani akan hadir di bioskop di seluruh Indonesia pada bulan Desember 2026. Kunjungi
Instagram @palarifilms dan @desemberjani untuk informasi lebih lengkap seputar film serta
koleksi Postcards Desember Jani.
#PintunyaSelaluTerbuka #DesemberJani #HariAnakNasional #PalariFilms





Comments are closed for this post.