Jakarta, Suaramerdekanews.com, 27 Januari 2026 – J&T Express perusahaan logistik berskala global, mengumumkan kinerja operasional kuartal IV sekaligus kinerja selama 2025, dengan Indonesia sebagai salah satu pasar utama yang berkontribusi terhadap pertumbuhan di area Asia Tenggara.

Pada kuartal keempat 2025, J&T Express mencatat total volume pengiriman sebesar 8,46 miliar paket,
meningkat sebesar 14,5% YoY, dengan rata-rata volume pengiriman harian mencapai 92 juta paket
secara global. Sementara itu, sepanjang 2025 total volume pengiriman J&T Express tercatat 30,13 miliar
paket, melampaui 30 miliar paket untuk pertama kalinya. Angka ini meningkat 22,2% YoY dengan
rata-rata volume pengiriman harian mencapai 82,5 juta paket, meningkat sebanyak 22,6% YoY. Selama
periode tersebut, J&T Express mencatat pertumbuhan yang stabil, terutama didorong oleh kinerja bisnis
di pasar Asia Tenggara, New Markets, dan kontribusi dari pasar Tiongkok.

Pada kuartal IV 2025, J&T Express mencatat volume pengiriman Asia Tenggara sebesar 2,44 miliar
paket, melonjak 73,6% YoY. Secara tahunan, volume pengiriman di kawasan ini mencapai 7,66 miliar
paket, atau tumbuh 67,8% YoY. Di Indonesia, peningkatan pengiriman tercatat lebih dari 60% secara
tahunan (YoY) di sepanjang tahun.
Di New Markets (Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Meksiko, Brasil, dan Mesir), J&T Express melanjutkan
momentum pertumbuhan yang kuat dari kuartal sebelumnya.

Pada Q4 2025, volume pengiriman di New
Markets melampaui 100 juta paket, mencapai 130 juta paket, meningkat 79,7% YoY; volume pengiriman
dalam satu tahun mencapai 400 juta paket, naik 43,6% YoY. Tiongkok turut mencatat pertumbuhan yang
baik, dengan volume pengiriman sebesar 5,89 miliar paket pada Q4 2025; volume pengiriman tahun
penuh mencapai 22,07 miliar paket, meningkat 11,4% YoY.

Pada tahun 2025, perusahaan terus melakukan investasi pada infrastruktur dan alokasi sumber daya,
secara strategis mengoptimalkan mitra jaringan dan outlet di berbagai pasar, serta meningkatkan pusat
sortir untuk meningkatkan efisiensi operasional. Di Tiongkok, J&T Express dengan cepat mendorong
inisiatif otomatisasi outlet dan ekspansi cloud warehouse, serta secara aktif mendukung investasi
peralatan otomatis di outlet dan penerapan kendaraan tanpa awak. Hal ini menghasilkan peningkatan
sebesar 26% pada jumlah peralatan otomatis di outlet pada akhir tahun dibandingkan Juni, serta
penerapan 1.000 unit kendaraan tanpa awak untuk secara signifikan meningkatkan efisiensi pengiriman
last-mile.

Secara bersamaan, J&T Express telah membangun total 173 cloud warehouse, yang memungkinkan
penyediaan layanan bernilai tambah untuk menjawab beragam kebutuhan pelanggan, memperkuat
retensi pelanggan, serta meningkatkan pengalaman secara keseluruhan. Selain itu, J&T Express telah
mempelopori penggunaan peralatan sortir otomatis kelas industri pertama di Asia Tenggara pada outlet
last-mile di Thailand, dengan target peningkatan otomatisasi secara nasional pada 2026. Teknologi ini
juga telah diterapkan di outlet serupa di Vietnam, Indonesia, Malaysia, dan Filipina. Hingga akhir 2025,
J&T Express mengoperasikan 19.300 outlet dan 246 pusat sortir.