JAKARTA – Suaramerdekanews.com, 9 Oktober 2026, Kedutaan Besar Prancis – Institut Français d’Indonésie (IFI), bekerja sama dengan Penerbit Erlangga, menyelenggarakan babak final Olimpiade Bahasa Prancis 2026 (OBP) pada tanggal 8 Oktober 2026 di auditorium IFI Jakarta.
Diluncurkan pada tahun 2020, kompetisi nasional yang ditujukan bagi para pelajar bahasa Prancis di Indonesia ini secara bertahap telah menjadi ajang penting untuk mendorong pembelajaran bahasa Prancis serta menonjolkan kompetensi bahasa, budaya, dan kreativitas para peserta.
Dengan 396 juta penutur, bahasa Prancis saat ini merupakan bahasa ke-4 yang paling banyak
digunakan di dunia dan bahasa ke-3 dalam bidang ekonomi dan bisnis. Hadir di lima benua, bahasa Prancis terus berkembang: menurut perkiraan Organisasi Internasional Francophonie (OIF), jumlah penuturnya diperkirakan akan mencapai hampir 590 juta pada tahun 2050.
Bahasa Prancis juga merupakan bahasa asing kedua yang paling banyak diajarkan di dunia. Terdapat lebih dari 170 juta pelajar yang mempelajari bahasa Prancis atau menggunakan bahasa Prancis sebagai bahasa pengantar, termasuk sekitar 65.000 pembelajar di Indonesia, terutama di dalam jaringan yang terdiri dari hampir 500 sekolah menengah atas dan 15 universitas.
Pada babak final yang diselenggarakan luring ini, 10 siswa SMA (SMA Labschool Cibubur, SMA Pradita Dirgantara, SMA Darul Ulum 2 Jombang, SMA Ignatius Global School Palembang, dan SMA Negeri 6 Yogyakarta) serta 5 mahasiswa (Universitas Indonesia, Universitas Negeri Jakarta, dan Universitas Negeri Yogyakarta) berkompetisi menunjukkan kemampuan bahasa Prancis mereka.
Kedua pemenang, masing-masing satu dari setiap kategori, akan mendapatkan hadiah berupa perjalanan selama dua minggu ke Prancis untuk mengikuti program imersi bahasa dan budaya: sebuah kesempatan langka untuk menyempurnakan kemampuan berbahasa Prancis mereka serta menjelajahi
kekayaan budaya Prancis langsung di Prancis.
Tahap penyaringan awal sendiri telah diselenggarakan secara daring pada 10 September lalu dan diikuti oleh 174 siswa SMA dari 65 sekolah, serta 38 mahasiswa yang mewakili 14 universitas.
Babak semifinal OBP 2026, yang juga diselenggarakan secara daring pada 16 September lalu, diikuti oleh 100 siswa SMA dari jurusan SMA, SMK, MA, dan MAK serta 20 mahasiswa program sarjana (S1),
yang berasal dari berbagai wilayah di seluruh Indonesia.
Edisi 2026 ini juga menandai perkembangan dalam kompetisi ini dengan diperkenalkannya seleksi nasional sebelum babak semifinal: sebelumnya, setiap lembaga pendidikan langsung menunjuk wakilnya ke babak semifinal.
Setelah tahap ini, 10 siswa SMA dan 5 mahasiswa terpilih untuk mengikuti babak final. Mereka kini akan memiliki kesempatan untuk menguji kemampuan berbicara dalam bahasa Prancis di hadapan dewan
juri yang terdiri dari para profesional dan pakar bahasa Prancis.
Untuk edisi baru ini, Kedutaan Besar Prancis – IFI bekerja sama dengan Penerbit Erlangga, salah satu aktor utama di bidang penerbitan pendidikan di Indonesia yang tengah menyambut perayaan usianya yang ke-75 (75th Anniversary) selama setahun ke depan.
Kerja sama ini mencerminkan komitmen
bersama kedua lembaga tersebut untuk pendidikan yang inovatif dan inklusif, khususnya dalam bidang pembelajaran bahasa Prancis, serta ambisi bersama untuk mendorong generasi muda Indonesia yang
fasih berbahasa Prancis, dan siap berkiprah di kancah internasional.
Perwakilan Penerbit Erlangga, Irving William, menyampaikan, “Kolaborasi dalam Olimpiade Bahasa Prancis 2026 ini menjadi momen spesial bagi kami yang tengah bersiap menyambut 75 tahun kiprah Penerbit Erlangga dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Kami bangga dapat terus mendukung
wadah edukatif yang membuka peluang generasi muda Indonesia berprestasi di tingkat global.”
Program OBP ini sejalan dengan misi yang lebih luas dari Kedutaan Besar Prancis – IFI:
mempromosikan bahasa Prancis dan Francophonie (komunitas bahasa Prancis) di Indonesia.





Comments are closed for this post.