Jakarta – Suaramerdekanews.com, 6 Januari 2026, Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) sukses menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada 8-14 November 2025. Rakernas tersebut berlangsung di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), serang, Banten.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Badan Eksekutif Mahasiswa dari berbagai daerah untuk memperkuat sinergi, silaturahmi, serta merumuskan arah gerakan mahasiswa ke depan.

Wakil Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Suci Indah Lestari menjelaskan, bahwa persiapan pelaksanaan Rakernas telah dilakukan dengan matang sejak ditetapkannya Untirta sebagai tuan rumah melalui musyawarah wilayah BEM SI Kerakyatan.

“Persiapan itu mencakup persiapan teknis, opening ceremony, penginapan, akomodasi, dan lainnya. Kami bersyukur pihak kampus memberikan dukungan baik pada kegiatan ini,” Ungkap Suci dalam pernyataan persnya, Selasa (6/1/2026).

Lebih lanjut kata Suci, Kami mempersiapkan mulai dari persiapan-persiapan teknis, kemudian sampai sebelum pembukaan, opening ceremony, kemudian penginapan, akomodasi dan lain sebagainya.

“Bagi Kami dengan suksesnya pelaksanaan Rakernas ini memiliki makna tersendiri bagi Untirta,” Ucapnya.

Suji menyebut, selain menjadi ajang memperkenalkan kampus pada kancah nasional, kegiatan ini juga menjadi tantangan tersendiri mengingat forum tersebut dihadiri oleh sekitar 150 hingga 200 kampus dari 15 wilayah BEM SI di Indonesia.

“Karena ini forum besar yang dihadiri BEM seluruh Indonesia, tentu jadi kesan yang harus kita perlihatkan dengan baik tentang kampus dan kami juga ingin menjaga marwah kampus,” tuturnya.

Menambahkan, Suci juga mengungkapkan bahwa ada kendala teknis selama acara berlangsung, seperti keterlambatan waktu akibat mobilisasi peserta yang padat dan akomodasi terkait bis.

Namun, Suci menegaskan bahwa hal ini bukanlah kesalahan melainkan tantangan bagi mereka untuk mengatur waktu.

“Karena memang mobilisasi peserta yang cukup banyak, dengan keterbatasan yang ada. Kemudian akomodasi terkait bis, karena itu baru bisa dimulai mobilisasi,” jelas Suci.

Masih dalam pernyataan persnya, Muhammad Rizwandi, Presiden Mahasiswa Universitas Nahdlatul Wathan Mataram, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa pelaksanaan Rakernas BEM SI di Untirta berjalan dengan baik dan lancar.

Ia juga menilai kegiatan ini bukan sekedar forum tahunan, melainkan juga wadah untuk memperkuat silaturahmi, marwah mahasiswa, dan semangat kolektif BEM SI dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Alhamdulillah, dari hari pertama sampai terakhir, penyambutan dan penyuguhan yang diberikan panitia sangat baik, meskipun ada sedikit kendala. Namun, pada akhirnya acara berjalan sesuai dengan rundown,” ujarnya.

Rizwandi juga mengatakan Rakernas tahun ini menjadi ruang strategis untuk memaparkan eskalasi gerakan mahasiswa yang lebih terarah dan berkarakter.

Terakhir, ia berharap agar BEM SI menjadi ruang aspirasi mahasiswa seluruh Indonesia. Ia juga menunggu kelahiran pemikir baru yang tidak hanya kritis, tetapi juga solutif dalam menjawab masalah di kedepannya untuk bangsa Indonesia.

Rizwandi juga menyampaikan bahwa Rakernas tahun ini menjadi ruang strategis untuk memetakan eskalasi gerakan mahasiswa yang lebih terarah dan berkarakter.

Ia berharap BEM SI dapat terus menjadi wadah aspirasi bagi seluruh mahasiswa di Indonesia. Selain itu, ia menantikan lahirnya pemikir-pemikir baru yang tidak hanya kritis, tetapi juga solutif dalam menjawab berbagai persoalan bangsa indonesia ke depan.

“Semoga BEM SI ini menjadi ruang intelektual kita semua bagi generasi muda lebih khusus BEM SI yang tergabung, untuk menyampaikan aspirasi mahasiswa se-indonesia,” harapnya, menutup pernyataan persnya.